Senin, 21 November 2016

Marvel dan Fox Menukar Dua Karakter





Marvel dan Fox Menukar Dua Karakter dari 2 film

Dari 2 film Deadpool/ Guardians of the Galaxy Vol. 2

Publik sudah mengetahui kerjasama yang saling menguntungkan antara pihak Sony Pictures dan Marvel Studios untuk film-film superhero mereka.
Namun hal yang sama tidak terjadi dengan hubungan antara pihak 20th Century Fox dengan Marvel.
Hubungan kedua studio raksasa ini (mengenai hak beberapa karakter superhero) tidaklah begitu “harmonis.”
Namun mungkin hal tersebut sudah mulai mencair dengan sebuah fakta yang terungkap beberapa saat yang lalu.
Fox dan Marvel ternyata telah membuat sebuah perjanjian dibalik layar terkait dengan dua film mereka Deadpool dan Guardians of the Galaxy Vol. 2.
Dalam sebuah wawancara dengan Collider, pimpinan Marvel Studios Kevin Feige. Mengungkap bahwa mereka membuat perjanjian untuk menukar dua karakter di film tersebut dengan pihak Fox.
Kedua karakter tersebut adalah Ego the Living Planet yang dimiliki oleh Fox dengan karakter Negasonic Teenage Warhead yang dimiliki oleh Marvel.
“Karakter Ego the Living Planet yang diperankan oleh Kurt Russel di film baru Guardians adalah karakter yang ditukar oleh pihak Fox untuk penggunaan karakter dan perubahan kekeuatan Negasonic Teenage Warhead.”
Seperti kita ketahui, Negasonic Teenage Warhead akhirnya tampil di film Deadpool.
diperankan oleh Brianna Hildebrand dan karakter Ego the Living Planet yang diperankan oleh Kurt Russel akan tampil di film Guardians of the Galaxy Vol. 2.
Bahkan James Gunn juga mengkonfirmasi pertukaran karakter ini melalui akun Twitternya.
Apakah hal ini akan menjadi pertanda “melunaknya” hubungan Marvel dan Fox? Mungkinkah akan ada proyek kerjasama antara kedua studio ini di masa yang akan datang?
Kita tunggu saja konfirmasi dari kedua belah pihak.
So jangan sampai kelawatan info berikunya.

Info Movie Don’t Breathe 2




Don’t Breathe 2

Don’t Breathe tak bisa dipungkiri menjadi film thriller bertema home invasion yang berbeda dari film-film sejenis.
Jika umumnya tuan rumah dikisahkan bertahan hidup dari serangan penjahat, maka premis Don’t Breathe justru sebaliknya.
Pemelintiran cerita dibarengi penyajian yang sangat mendebarkan ini pun cukup ampuh membuat Don’t Breathe disambut positif para kritikus maupun penonton.
Dan puncaknya film yang hanya berbudget $10 juta ini sukses meraup $152 juta.
Kini, dengan kesuksesan filmnya yang fantastis.
Tidak mengherankan jika penulis/sutradara Fede Alvarez mengkonfirmasi Don’t Breathe akan punya sekuel, dan ceritanya masih menyoroti The Blind Man (Stephen Lang).
Saat mempromosikan Blu-ray : Don’t Breathe lewat ComingSoon, Alvarez menyatakan ia bersama co-writer/produser Rodo Sayagues sudah mulai menggodok naskah film berikutnya.
“Kami baru mulai membuat naskahnya (Don’t Breathe 2), tapi kami sudah tahu ceritanya mau dibawa kemana. Tapi kami takkan beritahu ceritanya pada Anda sekarang. Namun yang pasti, akan ada lebih banyak film Don’t Breathe,”ujar Alvarez. 
Well, apakah ini mengindikasikan Don’t Breathe akan punya lebih dari satu sekuel? Kita lihat saja.
Sayangnya Alvarez belum memastikan apakah akan kembali memegang kendali sutradara di Don’t Breathe 2.
Penyebabnya, bisa jadi karena Alvarez tengah fokus mengembangkan The Girl in the Spider’s Web (sekuel The Girl with the Dragon Tattoo).
Yang menjadi karya penyutradaraannya setelah Don’t Breathe.
so nantikan kembali info Don’t Breathe 2 selanjutnya karna memang film ini bikin nafas berenti sejenak dengan adegan yang sangat menegangkan.

INFO TENTANG SMARTPHONE









Smartphone Android Lelet dan Boros Baterei?

 
Sebaiknya Hapus Lima Aplikasi Ini untuk Mengatasinya

Jika smartphone sudah telanjur lelet, ada baiknya menghapus beberapa aplikasi yang memakan memori dan baterai paling banyak.
Seperti dihimpun dari Androidpit, berikut ini beberapa aplikasi Android yang sebaiknya dilengserkan dari smartphone.

1. Facebook

Sebagian besar pengguna smartphone memiliki aplikasi jejaring sosial ini karena langsung tersedia di ponsel baru.

Facebook memungkinkan pengguna terhubung dengan orang-orang kapan pun dan di mana pun.
Popularitasnya pun sudah lama terjaga.
Namun, ada harga yang harus dibayar untuk menggunakan aplikasi ini.
Tak hanya boros kapasitas penyimpanan karena fitur dan notifikasinya, Facebook untuk Android juga boros baterai.
Untuk tetap bermain Facebook di ponsel, pengguna cukup menyediakan shortcut untuk membuka situs Facebook pada browser.
Ini akan jauh menghemat kapasitas dan baterai dibandingkan mengakses dari aplikasi.
 
2. Aplikasi cuaca

Aplikasi cuaca penting untuk mengetahui apakah pengguna harus membawa payung karena sebentar lagi akan hujan, atau sebaiknya menggunakan kaus tipis karena matahari sedang terik-teriknya.

Namun, pembaruan secara berkala dari aplikasi tersebut akan memakan banyak daya, apalagi jika pengguna mematrikan widget aplikasi di homescreen.
Sebagai alternatif, sebaiknya gunakan fitur Google Now untuk menanyakan informasi cuaca.
 
3. Anti-virus gratis

Ancaman virus pada smartphone memang bikin was-was.

Namun, aplikasi antivirus dan pelindung keamanan Android lebih menyebalkan karena akan sangat boros daya baterai.
Dibandingkan mengunduh aplikasi antivirus, sebaiknya gunakan saja smartphone secara bijak, baik dalam mengunduh aplikasi, maupun mengunduh konten-konten lainnya.
Unduhlah hanya aplikasi resmi dari toko aplikasi Google Play Store.
Lagi pula, Android mengklaim sistem operasinya telah terlindung dari berbagai serangan dan mengakomodasi sistem enkripsi.
Google juga disebut semakin tanggap dalam mengidentifikasi dan menghapus aplikasi berbahaya dari Google Play Store.
 
4. Aplikasi pembersih dan peningkat kinerja

Aplikasi bersih-bersih sampah di Android, salah satunya Clean Master, menjanjikan pembersihan aplikasi untuk meningkatkan performa ponsel.

Sebab, aplikasi-aplikasi yang telah dihapus terkadang menyisakan beberapa data tersembunyi (cached data) yang juga memakan kapasitas memori.
Clean Master, Cleaner, CC Cleaner, Speed Booster, dan aplikasi sejenisnya selain masih menyisakan "sampah", juga akan cepat menghabiskan daya baterai.
Selain itu, iklan in-app di dalamnya juga bisa memotong kuota internet.
Sebaiknya, aplikasi semacam ini dilengserkan dari ponsel. Pengguna bisa mengambil jalan alternatif dengan beranjak ke "settings" - "apps" - "downloaded" lalu tekan salah satu aplikasi, kemudian pilih "clear cache".

5. Aplikasi browser bawaan Android

Ada banyak pilihan aplikasi browser untuk Android ketimbang harus menggunakan browser bawaan.

Salah satunya Chrome untuk Android atau Opera Mini.
Aplikasi ini secara utama memiliki fitur untuk mereduksi penggunaan data internet pengguna, yakni dengan menyusutkan situs yang dikunjungi.
Fitur tersebut bisa menghemat penggunaan data hingga 34%.

Info Movie Deadpool 2



DEADPOOL 2
Arsitek film John Wick : David Leitch akhirnya resmi menjadi nahkoda baru bagi proyek film kedua antihero Deadpool.
Seperti yang dilaporkan oleh The Hollywood Reporter beberapa saat yang lalu.
David Leitch resmi masuk menggantikan posisi Tim Miller.
Seperti kita ketahui Leitch merupakan sutradara yang sukses mengarahkan film John Wick pada tahun 2014 yang lalu bersama dengan Chad Stahleski.
Dan semenjak kesuksesan tersebut, David Leitch banyak disibukan dengan berbagai proyek.
Proyek yang paling menyita perhatian adalah sebuah film berjudul The Coldest City yang dibintangi oleh Charlize Theron dan James McAvoy. Kemudian ia juga disibukan dengan proyek Bloodshot dan Cowboy Ninja Viking.
Sebelumnya dilaporkan bahwa proyek film kedua Deadpool mengalami kendala karena Tim Miller mengundurkan diri dari kursi sutradara.
Seperti yang sudah diketahui sebelumnya, Miller memutuskan mundur dari Deadpool 2 karena ada perbedaan kreatifitas dengan Ryan Reynolds, sang pemeran Deadpool yang juga produser dari film tersebut.
Beberapa pihak mengatakan kalau Miller ingin sequel Deadpooldibuat dengan anggaran yang lebih besar demi sequelyang lebih megah.
sedangkan Reynolds ingin Deadpool 2 menjaga anggarannya tetap rendah dengan style-nya yang unik dan berpusat pada gaya penceritaan yang menarik.
Film pertamanya, Deadpool dibintangi oleh Ryan Reynolds sebagai Wade Wilson/Deadpool, Ed Skrein sebagai Ajax, Gina carano sebagai Angel Dust, Morena Bacacarin sebagai Vanessa Carlysle, Andre Tricoteux sebagai Piotr Rasputin/Colossus serta Brianna Hildebrand sebagai Ellie Phimister/Negasonic Teenage Warhead.
Disutradarai oleh Tim Miller (Rockfish) berdasarkan naskah yang ditulis oleh Rhett Reese dan Paul Wernick, duo penulis dari film Zombieland.
Dengan memiliki rating R atau dewasa.
Deadpool menjadi film berpendapatan tertinggi untuk kategori film rating R, yaitu lebih dari 782 juta USD di seluruh dunia.
Nantikan kembali info dari perkembangan Deadpool 2 ya guys...

Info Syuting Avengers Infinity War




Avengers  Infinity War
Satu hal yang menjadi tradisi Marvel ialah penguasa genre superhero.
Pihak marvel selalu membuat pengumuman resmi jika filmnya telah memulai proses syuting.
Namun dalam kasus Avengers: Infinity War yang menjadi proyek terbesar studio.
Marvel tampaknya mengambil langkah berbeda. Pasalnya, Infinity War rupanya diam-diam telah memulai proses syuting sejak dua minggu yang lalu, atau sekitar awal November 2016, dengan mengambil lokasi di Atlanta.
Keputusan Marvel untuk memproduksi Infinity War.
memulai syuting November 2016 pun dirasa masuk akal. Alasannya, semua film yang siap rilis 2017, diantaranya 
Guardians of the Galaxy Vol. 2 
Spider-Man: Homecoming  
Thor Ragnarok 
Marvel sendiri sudah menyelesaikan proses syuting ke tiga filmya.
Jadi tak ada salahnya jika Marvel ingin menggeber film ketiga The Avengers.
Yang dijadwalkan tayang 2018.
Kabar syuting ini berasal dari cuitan akun Twitter Atlanta Filming.
Sebelum akhirnya postingan ini dihapus.
Avengers: Infinity War sendiri semula dibagi dua film.
  1. Part 1 dirilis 4 Mei 2018 
  2. Part 2 dirilis 3 Mei 2019
Namun belakangan Marvel mengubah rencana awalnya, dengan menjadikan Avengers: Infinity War satu film saja. Sementara film yang tadinya Part 2 kini menjadi Avengers 4 dan masih berstatus untitled. Perbedaan cerita yang signifikan antara Part 1 dan Part 2 menjadi alasan Marvel untuk batal memecah Infinity War jadi dua film.
Infinity War sendiri akan menyoroti pertempuran Avengers melawan Thanos, villain terkuat di semesta Marvel. Selain Josh Brolin (Thanos) 
Pemain yang dipastikan terlibat di film arahan Russo Bros ini antara lain.
  • Benedict Cumberbatch (Doctor Strange) 
  • Chris Pratt (Star-Lord) 
  • Chris Hemsworth (Thor). 
Nantikan saja info selanjutnya dari pihak marvel untuk perkembanagn syuting filmnya

Minggu, 20 November 2016

Full Metal Alchemist Live Action



Full Metal Alchemist

Trailer film Full Metal Alchemist yang pertama ini baru bersifat sebagai teaser. Durasinya hanya setengah menit, jadi belum banyak yang disajikan. 
Di antaranya kamu diperlihatkan pemandangan ala Eropa.
Pilihan estetika yang menarik, mengingat film adaptasi anime seperti Attack on Titan lebih memilih menciptakan desain latar baru.
Hal lain yang dipamerkan di trailer ini adalah efek visual.
Kamu bisa melihat beberapa penyajian efek super alkemi dalam teaser trailer perdana film Full Metal Alchemist ini.
Di awal trailer kamu dapat melihat perkakas terurai.
Lalu ada permukaan jalan yang berguncang, menyerang Edward Elric.
Trailernya sendiri ditutup dengan adegan aksi, di mana seekor monster berbentuk anjing menampakkan diri.
Edward Elric sudah siaga di depannya, siap untuk melawan.
Ngomong-ngomong soal Elric bersaudara yang akan menjadi tokoh utama film, tim marketing sepertinya masih mau menutup-nutupi penampilan Alphonse dulu.
Bahkan Edward yang lumayan mendominasi trailer pun lebih sering diperlihatkan dari belakang. Hanya ada satu momen di mana Elric bersaudara diperlihatkan bersamaan. Dan itu juga satu-satunya momen di video ini di mana wajah Ed terlihat.
Secara keseluruhan, teaser film ini rasanya sukses menjalankan fungsinya.
menggoda penonton dengan visual menarik dan karakter utama yang belum diperlihatkan maksimal ke penonon.
Terutama fan Full Metal Alchemist, rasanya akan tidak sabar untuk menyaksikan trailer lengkapnya.
Film Full Metal Alchemist didasarkan dari manga karangan Hiromu Arakawa.
Bisa dibilang ini adalah salah satu judul yang selalu dipandang tinggi para animanga lovers. Bagaimana tidak?.
Sang mangaka dapat dengan sukses menyajikan sebuah judul yang benar-benar terasa komplit dan ada momen lucu di dalamnya, Tapi ada juga penyajian konflik yang terkesan rumit dan dewasa.
seperti konsekuensi dari perang dan kekejaman eksperimen.
Setiap karakternya pun terbangun dengan sangat baik. Mulai dari tokoh sampingan, tokoh penjahat, tokoh utama memiliki fan yang tidak sedikit. Di masa jayanya, karakter-karakter Full Metal Alchemist rutin menghiasi daftar karakter favorit media anime Jepang hingga media anime Indonesia seperti Animonster.
Singkatnya, Fumihiko Sori selaku sutradara film ini memikul beban yang tak bisa dibilang ringan. Mampukah ia mewujudkan sebuah film yang memikat, berdasarkan sumber asli yang masih dicintai banyak orang hingga sekarang? Ataukah ia justru akan menciptakan karya ngawur seperti dua film Attack on Titan?
Mari kita berharap bersama kalau beliau sukses menyajikan kemungkinan yang pertama. Yang jelas, untuk saat ini filmnya diperkirakan akan rilis tahun 2017 nanti.
Film-film adaptasi anime seperti Parasyte dan Attack on Titan juga bisa dirilis di Indonesia, jadi diperhitungkan FMA pun bisa disaksikan resmi di layar lebar oleh penonton lokal.

INFO APLIKASI WHATSAPP


Sekarang Video Call Lewat WhatsApp Juga Bisa Lho !!


Pengguna WhatsApp, baik versi Android dan iOS, sudah bisa menjajal fitur panggilan video (video call). Fitur tersebut sudah bisa dinikmati oleh pengguna di Indonesia mulai Rabu (16/11/2016).
Untuk melakukan panggilan video, kedua kontak harus memperbarui aplikasi ke versi terbaru lebih dahulu. Jika tidak, WhatsApp akan menampilkan pesan error yang menyatakan kontak belum memperbarui aplikasi.
Menurut pantauan KompasTekno, Rabu (16/11/2016), pengguna iOS sudah mendapatkan pembaruan WhatsApp versi 2.16.17 yang memiliki fitur baru video call tersebut. Sementara itu, pengguna Android bakal menemukan fitur panggilan video melalui WhatsApp versi 2.16.352.
Untuk memulai panggilan video, pilih kontak yang diinginkan dari daftar kontak yang dimiliki. Setelah itu, di layar percakapan dengan kontak, akan ditampilkan menu untuk melakukan video call atau voice call di pojok kanan atas.
Ada sedikit perbedaan desain panggilan video antara WhatsApp versi Android dan iOS. Yang pasti, desain keduanya sama-sama sederhana.
Di versi Android, panggilan bisa dilakukan dengan menekan tombol ikon telepon di pojok kanan atas nama kontak. Setelah tombol ditekan, WhatsApp akan menampilkan pilihan Voice Call dan Video Call. Selanjutnya, pengguna tinggal menekan Video Call.
Sementara, untuk versi iOS, ada dua ikon yang tersedia di pojok kanan atas nama kontak. Ikon pertama menampilkan gambar video, sedangkan ikon kedua merupakan gambar gagang telepon. Untuk melakukan panggilan video, tekan saja ikon video tersebut. Gagang telepon dipakai untuk melakukan voice call.
Secara singkat, langkah-langkah yang harus dilakukan untuk memulai video call adalah sebagai berikut:
  • Update WhatsApp ke versi terbaru di Android dan iOS
  • Pilih kontak yang diinginkan dari daftar
  • Tekan tombol video call/voice call di pojok kanan atas
Bagi pengguna Android, menu baru akan muncul untuk memilih voice call atau video call
Panggilan video tidak bisa dilakukan di percakapan grup. Selain itu, video call WhatsApp juga tidak mendukung percakapan dengan lebih dari dua orang, atau conference call layaknya Skype.
Dari beberapa pengalaman orang yang melakukan, gambar dan suara dari panggilan video call WhatsApp cukup baik. Tentu saja kualitas koneksi data berperan untuk urusan kualitas ini.
Panggilan video sendiri merupakan fitur yang paling ditunggu-tunggu oleh pengguna WhatsApp. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh CEO Facebook Mark Zuckerberg, sebagai induk perusahaan WhatsApp.
"Panggilan suara sudah tumbuh secara cepat, dan panggilan video merupakan permintaan teratas dari komunitas kami," tutur Zuckerberg.
Kehadiran video call di WhatsApp sendiri akan bersaing dengan aplikasi dengan kemampuan serupa, seperti Google Duo dan Skype. Aplikasi chatting lain, misalnya Line dan WeChat, juga sudah dilengkapi fitur seperti ini.
Dan bagaimana menurut mu??